Menghitung Volume Tabung Menggunakan Delphi
By : Unknown
Jumpa dengan info~info mengenai program di delphi. Dalam postingan kali ini aku mau ngasih program masih seputar
menghitung dengan menggunakan delphi yakni menghitung Volume Tabung. Setiap tabung terdiri dari jari~jari dan tinggi.
Untuk rumus volumenya tabung adalah phi *r*r*t. Nilai phi sendiri berupa 22/7 atau 3,14..
langsung aja buka aplikasi delphi kalian, masih dengan langkah yang sama pilih File >> New >> Other >>
langsung aja buka aplikasi delphi kalian, masih dengan langkah yang sama pilih File >> New >> Other >>
dan Console Aplication.
Kemudian ketikkan kode~kode ini:
program volume_tabung;
Kemudian ketikkan kode~kode ini:
program volume_tabung;
{$APPTYPE CONSOLE}
uses
SysUtils;
Var
V: real;
r,t:integer;
begin
writeln(' Program Menghitung volume Tabung');
writeln(' ================================');
writeln(' Rumus volume tabung: 3.14*r*r*t');
writeln('');
writeln('');
write ( ' jari2(r)=');readln (r);
write ( ' tinggi (t)=');readln (t);
writeln('');
V:=3.14*r*r*t;
writeln(' volume tabung=',V:10:2);
readln;
end.
kurang lebih seperti berikut yah...
Setelah itu langsung tekan F9 atau tekan tombol kemudian program akan berjalan .
Hasilnya akan seperti ini:
Sampun Rumiyen ngeeeee\(´▽`)/
Mudah bukan?? :D sama kayak pake kalkulator, bedanya cuman kita masukin kode~kode rahasia haha Seperti kayak misi nya James Bond yang banyak rahasianya ,buat yang mampir dan mau ngasih saran untuk memperbaiki. Semoga tulisan aku bisa bermanfaat Aamiin
Program Menghitung Luas Persegi Panjang Menggunakan Delphi
By : UnknownPada kesempatan kali ini aku akan membagikan tutorial tentang cara membuat program untuk menghitung luas persegi
panjang dengan menggunakan bahasa pemrograman delphi sehingga kita tidak perlu repot-repot lagi menghitung secara manual , cukup dengan memasukkan data dan tunggu hasilnya.
Sedikit info tentang Delphi yang sebelumnya lupa aku jelaskan
"Borland Delphi atau biasa disebut Delphi saja, merupakan sarana pemrograman aplikasi visual dengan bahasa pemrograman Pascal. Delphi merupakan generasi penerus dari Turbo Pascal yang beroperasi dibawa Sistem Operasi Widows .
Delphi terdapat 2 macam struktur yaitu struktur projrk dan struktur unit program Delphi:
1. Struktur Projek
Pada suatu projek yang anada bangun, terdapat sebuah file program utama yang berisi kode program untuk pengelolaan unit – unit. Kode program utama ini biasa juga disebut kode projek dan disimpan dalam file berekstensi .DPR.
2. Struktur Unit
Sebuah unit berisitipe-tipe, konstanmta-konstanta, variabel dan rutin (fungsi dari prosedur). Setiap unit didefinisikan dalaqm file .PAS yang menangani unit tersebut."
Oke, langsung saja kita mulai ε(•̃⌣•̃)з
Berikut langkah~langkahnya:
Sedikit info tentang Delphi yang sebelumnya lupa aku jelaskan
"Borland Delphi atau biasa disebut Delphi saja, merupakan sarana pemrograman aplikasi visual dengan bahasa pemrograman Pascal. Delphi merupakan generasi penerus dari Turbo Pascal yang beroperasi dibawa Sistem Operasi Widows .
Delphi terdapat 2 macam struktur yaitu struktur projrk dan struktur unit program Delphi:
1. Struktur Projek
Pada suatu projek yang anada bangun, terdapat sebuah file program utama yang berisi kode program untuk pengelolaan unit – unit. Kode program utama ini biasa juga disebut kode projek dan disimpan dalam file berekstensi .DPR.
2. Struktur Unit
Sebuah unit berisitipe-tipe, konstanmta-konstanta, variabel dan rutin (fungsi dari prosedur). Setiap unit didefinisikan dalaqm file .PAS yang menangani unit tersebut."
Oke, langsung saja kita mulai ε(•̃⌣•̃)з
Berikut langkah~langkahnya:
1. Pertama buka dulu aplikasi pemrograman delphi, kalo aku pake delphi yang 2010 guys sama aja sih sebenernya karna aku cuma punya versi ini jadi dipake aja haha xD
2. Pilih File >> New >> Other. Seperti pada gambar di bawah ini.
3. Kemudian pilih Console Application.
4. Masukkan kode~kode dibawah ini.
uses
SysUtils;
var
var
panjang,lebar,luas :integer;
begin
writeln(PROGRAM MENGHITUNG LUAS PERSEGI PANJANG');
writeln('================================');
write(‘masukkan panjang = '); readln(panjang);
write('masukkan lebar= '); readln(lebar);
luas:=panhjang*lebar;
writeln('luas=’,luas);
readln;
end.
writeln('================================');
write(‘masukkan panjang = '); readln(panjang);
write('masukkan lebar= '); readln(lebar);
luas:=panhjang*lebar;
writeln('luas=’,luas);
readln;
end.
5. Kemudian pilih button play
6. Hasilnya akan muncul seperti gambar dibawah ini. Lalu masukkan Panjang dan lebarnya.
7. Aku kasih contoh panjangnya 25 dan lebar 30 aja yah?? Hasilnya muncul setelah di klik enter seperti gambar dibawah ini.
8. Selesai.
Bagaimana, cukup mudah bukan dalam membuat suatu program , agar lebih masih dan lancar latihlah terus logika serta sering-seringlah mencoba membuat suatu program dengan Delphi. Tapi kelemahan dari Delphi ialah Setiap komponen yang dimasukkan dalam form tampilan, akan diikutsertakan kode deklarasi dan inisialisasinya dalam list code. Sehingga apabila terjadi perubahan komponen, penamaan maupun kesalahan penulisan kode, program tidak mau membetulkan otomatis. Hemm jadi kalian harus teliti sama kode~kodenya. Tertarik mencobanya?
SELAMAT MENCOBA YAA!!!!!!!!!!!!
Pengulangan Angka Kuadrat Menggunakan Repeat Until
By : Unknown
Masih membahas tentang Repeat Until, kali ini kita memakai Repeat Until untuk pengulangan angka kuadrat. Menghitug kuadrat memakai Repeat Until lebih mudah dibanding pake kalkulator loh?
Hanya saja ada kode~kodenya gak seperti kalkulator yang langsung pencet.
Kali ini aku contohkan angka 0, 3, 8, 15...
Tanpa Basa~basi langsung saja aku kasih scriptnya...
uses
SysUtils;
var
I,A:integer;
begin
writeln('PERULANGAN KUADRAT MENGGUNAKAN REPEAT UNTIL');
writeln('================================================');
I :=1;
repeat
A :=SQR(I)-1;
writeln(A);
I :=I+1;
until I>10;
readln;
end.
Masukkan ke pemrograman Delphi seperti biasa, kurang lebih seperti dibawah ini.
Jalankan programnya, dan seperti inilah tampilannya...
Sama kan hasilnya dengan apa yang kita inginkan :
Kalo sama berarti scriptnya benar
Ohyaa.. buat yang gak tau SQR, ini aku jelasin sedikit..
"SQR(Square) & SQRT(square Root) adalah fungsi kuadrat dan akar kuadrat yang tersedia dalam Turbo Pascal. Argument fungsi SQR boleh berupa Variable atau KOnstanta yang bertipe real atau integer, dengan hasil yang tipenya sesuai dengan tipe argument. Sedangkan argument fungsi SQRT boleh variable/ kontstanta yang bertipe real/ integer, tetapi hasilnya harus bertipe real."
Sekian dulu sharingnya kali ini, semoga bermanfaat :):):)
Kalo sama berarti scriptnya benar
Ohyaa.. buat yang gak tau SQR, ini aku jelasin sedikit..
"SQR(Square) & SQRT(square Root) adalah fungsi kuadrat dan akar kuadrat yang tersedia dalam Turbo Pascal. Argument fungsi SQR boleh berupa Variable atau KOnstanta yang bertipe real atau integer, dengan hasil yang tipenya sesuai dengan tipe argument. Sedangkan argument fungsi SQRT boleh variable/ kontstanta yang bertipe real/ integer, tetapi hasilnya harus bertipe real."
Sekian dulu sharingnya kali ini, semoga bermanfaat :):):)
Menjumlahkan Deret Menggunakan Repeat Until
By : Unknown
Menghitung sebuah deret terkadang gak sesuai dengan hasil yang sebenarnya, karna terkadang kita melewatkan salah satu angka. Meskipun memakai kalkulator sekalipun apabila ada angka yang tertinggal, maka hasilnya juga gak akan sesuai. Nah, maka dari itu kali ini aku berbagi program untuk menjumlahkan sederet angka. Jadi bisa meneliti apabila ada angka yang tertinggal. Kan kasian kalo ditinggal?
Aku pilih contoh penjumlahan yang mudah saja, yaitu penjumlahan 1 sampai 10 hehe..
Berikut scriptnya..
Aku pilih contoh penjumlahan yang mudah saja, yaitu penjumlahan 1 sampai 10 hehe..
Berikut scriptnya..
uses
SysUtils;
var
I,A,JUM:integer;
begin
writeln('PENJUMLAHAN DERET MENGGUNAKAN REPEAT UNTIL');
writeln('==========================================');
I :=1;
JUM :=0;
repeat
A :=I;
JUM :=JUM+A;
writeln(A);
I :=I+1;
until I>10;
writeln('HASIL PENJUMLAHAN DERET 1+2+3...',JUM);
readln;
end.
Ketik atau kalian juga bisa copy script aku ke delphi kalian.
Setelah selesai langsung jalankan program tersebut dan tekan Enter pada keyboard kalian.
Hasilnya akan tampil seperti berikut ini..
Lebih mudah dari menghitung dengan kalkulator kan? Bisa diteliti juga kalo ada yang tertinggal...
Jadi hasilnya sesuai dengan yang diharapkan.
Sekian duluu yah? Maaf bila ada kesalahan, maklum nmanya juga belajar hehe...
Lain kali akan lebih baik lagiii.... Terimakasih
Semoga bermanfaat buat semuanya
Mengurutkan Angka Ganjil Menggunkan Repeat Until
By : UnknownAku akan berbagi ilmu lagi nii tentang masalh pemrograman dasar…
Kali ini kita akan membahas cara menampilkan angka 1,3,5,7,9....
Yah, itu angka ganjil. kali ini aku bagi program tentang cara menentukan angka ganjil dengan mudah tanpa menghafal di Delphi dengan menggunakan perulangan Repeat Until.
Bagaimana sih cara mengurutkan angka ganjil menggunakan Repeat Until? Penasaran? Penasaran?
Oke, langsung aja aku bagi scriptnya biar pada gak penasaran semuanya.
uses
SysUtils;
var
I,A:integer;
begin
writeln('PERULANGAN ANGKA GANJIL MENGGUNAKAN REPEAT UNTIL');
writeln('================================================');
I :=1;
repeat
A :=i*2-1;
writeln(A);
I :=I+1;
until I>10;
readln;
end.
Selepas itu apa guyss??
yupss diketikkan pada delphi, sampai hafal ya kalian HEHE xD
seperti pada gambar dibawah ini.
Terus jalankan programnya, dan akan muncul tampilan yang diinginkan yaitu urutan angka ganjil.
Seperti inilah hasilnyaaa... :D
Mudah bukan? jadi kita gak usah susah~susah hafalin semua angka ganjil, tinggal ketikkan script, tentukan berapa digit yang diminta, udah deh?? keluar hasilnya :D simple bukannnn???
Larik / Array pada Delphi
By : Unknown
Jumpa lagi di blog aku, Kali ini aku berbagi postingan mengenai "Larik/Array pada Delphi".
Apa sih Larik/Array itu? Daripada bingung, sini aku jelasin sedikit tentan Larik/Array
Larik(Array) adalah sebuah tipe data reference yang dapat menampung sejumlah komponen yang mempunyai tipe yan sama (primitif atau referensi). Suatu larik mempunyai jumlah komponen yang banyaknya tetap. Elemen array dapat diakses dengan menggunakan indeks yang berada pada kurung kotak([ ]). Kalian dpat memanipulasi, menyalin Array hanya dengan sebuah nama. Setiap lokasi data Array diberi nomer indeks yang berfungsi sebagai alamat data tersebut. Delphi menyediakan beberapa jenis penulisan array, yaitu: Array satu dimensi, Array 2 dimensi, dan Array 3 dimensi.
Apa sih Larik/Array itu? Daripada bingung, sini aku jelasin sedikit tentan Larik/Array
Larik(Array) adalah sebuah tipe data reference yang dapat menampung sejumlah komponen yang mempunyai tipe yan sama (primitif atau referensi). Suatu larik mempunyai jumlah komponen yang banyaknya tetap. Elemen array dapat diakses dengan menggunakan indeks yang berada pada kurung kotak([ ]). Kalian dpat memanipulasi, menyalin Array hanya dengan sebuah nama. Setiap lokasi data Array diberi nomer indeks yang berfungsi sebagai alamat data tersebut. Delphi menyediakan beberapa jenis penulisan array, yaitu: Array satu dimensi, Array 2 dimensi, dan Array 3 dimensi.
1. Array Satu Dimensi
Array satu Dimensi adalah struktur data yang statis yang mempunyai 1 nama tetapi memiliki
banyak tempat. Setiap tempat harus dibedakan, untuk membedakannya dibutuhkan petunjuk,
petunjuk dapat berupa karakter(char) atau integer. Sekali disimpan dalam penunjuk yang
sama (berbentuk indeks), maka isinya tidak akan hilang kecuali indeksnya diisi oleh nilai yang lain.
seperti Type data = Array [1..5] of integer;
CONTOH KASUS!!!
a. Menghitung rata~rata sejumlah data
uses
SysUtils;
var
A:Array[1..10] of integer;
tot,jum,i:integer;
rata:real;
begin
writeln('PROGRAM MENGHITUNG RATA-RATA SEJUMLAH DATA’);
writeln('=============================');
write('masukkan jumlah data=');readln(jum);
i:=1;tot:=0;
while i<=jum do
begin
writeln('masukkan data ke',i,'=');
readln(A[i]);
Tot:=tot+A[i];
i:=i+1;
end;
rata:=tot/jum;
writeln('RATA-RATA=',rata:10:1);
readln;
end.
Masukkan script diatas ke dalam Delphi, lalu jalankan programnya. Akan muncul tampilan seperti gambar berikut.
Masukkan jumlah data yang kalian inginkan, lalu tekan enter maka akan muncul hasilnya. Seperti berikut ini.
Selesai... Mudah bukan untuk yang baru belajar
b. Menghitung jumlah barang berdasarkan nama dan harganya
program nabar;
{$APPTYPE CONSOLE}
uses
SysUtils;
var
namabar: array[1..100] of string;
harga:array [1..100] of integer;
i, tot: integer;lagi: string;
begin
tot:=0; i:= 1;
repeat
write ('nama bar='); readln( namabar[i]);
write('harga='); readln(harga[i]);
tot:= tot+(harga [i]);
i:= i+1;
writeln( 'lagi Y/T');
readln(lagi);
until (lagi = 'T') or (lagi = 't');
writeln('total harga =', tot);
readln;
Sama seperti sebelumnya, masukkan script tersebut diatas ke dalam Aplikasi Delphi kalian. Boleh copas atau mungkin mau ngetik sendiri juga boleh
Tampilannya akan seperti berikut.
Setelah selesai, jalankan programnya. Kurang lebih seperti ini tampilannya.
Lalu masukkan jenis dan harga barang yang kalian inginkan. Pilih y untuk melanjutkan jika masih ada barang lagi yang di inginkan. Seperti berikut contohnya.
Jika kalian rasa telah selesai, maka pilih t pada langkah berikutnya. Maka hasilnya akan muncul. Seperti pada gambar berikut ini.
Jika tampilannya seperti pada gambar diatas, maka program yan kalian buat telah berhasil. Dan selesaaii... :D
2. Array 2 Dimensi
Array 2 dimensi yang sering digambarkan pada sebuah matrik merupakan sebuah perluasan dari sebuah array satu dimensi. Jika pada array satu dimensi hanya terdiri dari sebuah baris dengan beberapa kolom elemen, maka pada array 2 dimensi terdiri dari beberapa baris dan beberapa kolom elemen yang bertipe sama.
Seperti Type Tabel = Array [1..3,1..4] of real;
CONTOH KASUS!!!
program;
{$APPTYPE CONSOLE}
uses
SysUtils;
var
A,B,C: array [1..10,1..10] of integer;
x,y, kol, bar: integer;
begin
write('masukkan jumlah kolom='); readln(kol);
write('masukkan jumlah baris='); readln(bar);
WRITELN('');
WRITELN('');
WRITELN('MASUKKAN DATA MATRIKS A');
for x:= 1 to bar do
begin
for y := 1 to kol do
begin
write(' data matriks A [',X,':',Y,'] =');
readln (A[X,Y]);
end;
end;
WRITELN('');
WRITELN('MASUKKAN DATA MATRIKS B');
for x:= 1 to bar do
begin
for y := 1 to kol do
begin
write(' data matriks B [',X,':',Y,'] =');
readln (B[X,Y]);
end;
end;
WRITELN('');
WRITELN('');
WRITELN('');
WRITELN('---------------------------------');
for X:= 1 to bar do
begin
for y:= 1 to kol do
begin
C[X,Y]:= A[X,Y] + B[X,Y] ;
end;
end;
for x := 1 to bar do
begin
for y:= 1 to kol do
begin
write(C[X,Y]:7);
end;
writeln;
end;
readln ;
end.
Writeln;
End;
Readln;
End.
Script diatas merupakan contoh program array 2 dimensi dengan jumlah baris dan kolom sesuai keinginan kalian. Salin script tersebut di Delphi kalian.
Setelah selesai menyalin, kalian jalankan programnya. Akan muncul tampilan seperti berikut ini.
Kalian isi sendiri jumlah baris, jumlah kolom dan juga angkanya ?
Setelah selesai, langsung aja tekan Enter dan akan mucul hasilnya.
program pun berhasil.
3. Array 3 Dimensi
Array 3 dimensi dapat digambarkan sebagai suatu benda ruang. Deklarasi pada array 3 dimensi tidak berbeda pada array satu dimensi dan 2 dimensi yang telah dijelaskan sebelumnya, kecuali pada indeks array.
Contoh: Type ruang = Array [1..8, 1..5,1..3] of integer;
Contoh diatas menunjukkan bahwa ruang adalah nama-pengenal/variabel yang berupa array yang komponennya bertipe integer dan terdiri atas 8 baris, mempunyai 5 kolom dan 3 halaman.
Nah, itu tadi penjelasan tentang array. Sekian dulu untuk postingan kali ini semoga bisa bermanfaat buat kalian semua. Indahnya berbagi :D Please Leave a message untuk perbaikan postingan~postingan selanjutnya agar lebih baik.






















